Senandung

Capailah hari-hari itu

Senandung bergentayangan kesana kemari, memenuhi setiap rongga
Nafas menyesakan, langkah harus terus mendekati tujuan
sekarang hari berangkat senja, malam pasti lelapkan bumi

aku belum juga pejamkan mata, walau angin berhembus lambat
menyegarkan hari-hari yang makin sunyi.

aku sendirian, mengenang kemarin untuk membayangkan esok
secerah atau sesuram apakah hari esok

ingin sempurna dalam angan yang bermodalkan kerlip lilin saja

Sunyikan hati 6 mei 2008

Post a Comment